Isnin, 29 Januari 2018
Ahad, 28 Januari 2018
Sabtu, 27 Januari 2018
Doa Yang Menyentuh Hati
YA ALLAH YA TUHAN KAMI YA ALLAH AMPUNKAN LAH DOSA DOSA KAMI YA ALLAH,DOSA DOSA BESAR KAMI DAN DOSA DOSA KECIL KAMI YA ALLAH;DOSA YANG SENGAJA DAN TIDAK SENGAJA KAMI LAKUKAN INI YA ALLAH;YA ALLAH YA TUHAN KAMI MALAM INI KAMI BERKUMPUL DI TEMPAT INI YA ALLAH DENGAN TUJUAN UNTUK MENGIGATI PERINTAH KAMU YA ALLAH MENTAATI SEGALA SURUHAN KAMU YA ALLAH;MENCIN TAI NABI KAMI NABI MUHAMAT SAW.,; YA ALLAH BALAS LAH CINTA KAMI INI YA ALLAH;DENGAN BALASAN YANG SETIMPAL DAN SEWAJARNYA YA ALLAH;AGAR NAMA KAMI DI PANGGIL DAN DI PANGGIL DI AKIRAT KELAK YA ALLAH;OLEH JUNJUGAN KAMI NABI MUHAMAT SAW;YA ALLAH KAMI MOHON MENGADU PADA KAMU YA ALLAH;DI ATAS KEPENATAN DALAM KETAADTAN KAMI INI YA ALLAH;YA ALLAH KAMI MOHON MENGADU PADA KAMU YA ALLAH;DI ATAS KESUKARAN DALAM PERJALANAN HIDUP KAMI INI YA ALLAH;YA ALLAH KAMI MOHON UNTUK MENGADU PADA KAMU YA ALLAH;DI ATAS SETIAP UJIAN UJIAN YANG KAMI LALUI YA ALLAH;PADA SIAPA LAGI KAMI AKAN MENGADU DOA INI YA ALLAH;KECUALI PADA KAMU LAH YA ALLAH;KAMI MERINTIH DAN KAMI MERAYU PADA KAMU YA ALLAH;AGAR KAMU MEMUSTAJABKAN DOA KAMI;DI ATAS SETIAP PATAH PERKATAAN YAN G KAMI SEBUT INI YA ALLAH;YA A;LLAH YA TUHAN KAMI KAMI MEMOHON PADA KAMU YA ALLAH;DENGAN APA YANG PERNAH DI POHON OLEH NABI KAMI NABI MUHAMAT SAW;YA ALLAH YA TUHAN KAMI KAMI MINTA DI JAUHI YA ALLAH;DARIPADA APA YANG PERNAH DIMINTA DIJAUHKAN DARI NABI KAMI NABI MUHAMAT SAW;YA ALLAH YA TUHAN KAMI RAHMATI LAH HIDUP KAMI INI YA ALLAH;BERKATKAN LAH REZEKI KAMI INI YA ALLAH;PANJANGKAN LAH UMUR KAMI INI DALAM KEREDOAAN KAMU YA ALLAH;YA ALLAH YA TUHAN KAMI IZINKAN LAH KAMI YA ALLAH UNTUK MENYEBUT MULUT KAMI NANTI YA ALLAH;MENYEBUT KALIMAH YANG TAIYIBAH ITU YA ALLAH;DI MANA DI PENGHUJUNG USIA KAMI NANTI YA ALLAH;IZINKAN MULUT KAMI MENYEBUT LAILLAHAILLALLAH;MUHAMAT YARASULULLAH;DI AKHIR KEHIDUPAN KAMI NANTI YA ALLAH;TATKALA TERBUJUR KAKU MAYAT KAMI NANTI YA ALLAH;AMPUNKANLAH DOSA DOSA KAMI YA ALLAH;DI KALA MULA MAYAT KAMI DI MANDIKAN NANTI YA ALLAH;GUGURKAN LAH DOSA DOSA KAMI DENGAN AIR RENJIS DI TUBUH BADAN KAMI INI YA ALLAH;DI MANA DI KAFANKAN MAYAT KAMI NANTI YA ALLAH;PUTIHKAN LAH AMALAN KAMI SEPUTIH DARI PUTIH KAIN KAFAN YANG MEMBALUT TUBUH KAMI YA ALLAH;JADIKALAH ANAK KAMI YANG PALING SOLEH YA ALLAH;YANG AKAN MENGIMAM KAN SEMBAHYANG MAYAT KAMI NANTI YA ALLAH;ANAK CUCU KAMI YANG AKAN MENEMANI KAMI KELIANG LAHAT NANTI YA ALLAH;ANAK CUCU KAMI YANG AKAN MENDOAKAN KAMI NANTI YA ALLAH;KALA MANA SUNYINYA KUBUR KAMI NANTI YA ALLAH;JAGAN KAMU SUNYIKAN DARI PADA DOA DOA ANAK YANG SOLEH PADA KAMI YA ALLAH;YA ALLAH YA TUHAN KAMI KALA MANA KAMI;BERADA DI MALAM YANG PERTAMA DIALAM BERZAH NANTI YA ALLAH JADIKANLAH KUBUR KAMI DIANTARA TAMAN TAMAN SYURGA YA ALLAH;JAGAN BIARKAN KUBUR KAMI DARI KAWAH NERAKA YA ALLAH;YA ALLAH YA TUHAN KAMI KAMI MOHON PADA KAMU YA ALLAH;AGAR DI BANGKITKAN KAMI DENGAN PARA NABI WALI AULIAK DAN SOLEHIN YA ALLAH;TATKALA MANA KAMI DI BANGKIT NANTI YA ALLAH;NAMA KAMI DI PANGGIL DAN DIPANGGIL OLEH NABI KAMI NABI MUHAMAT SAW;YA ALLAH WALAU PUN KAMI TIDAK LAYAK YA ALLAH;WALAU PUN KAMI JAUH YA ALLAH;WALAU PUN KAMI TIDAK SEPADAN DENGAN NYA YA ALLAH;KAMI MENGHARAPKAN EHSAN KAMU YA ALLAH;AGAR MENDEKATKAN DIRI KAMI INI PADA NABI MUHAMAT SAW;YA ALLAH YA TUHAN KAMI SEWAKTU MANA MELAYANG NYA SURATAN AMALAN MANUSIA NANTI YA ALLAH;TERIMALAH SURATAN AMALAN KAMI SEBELAH TAGAN KANAN YA ALLAH;JAGAN KAMU TERI,MA SURTAN AMALAN KAMI SEBELAH TANGAN KRI YA ALLAH;KAMI TAKUT DAN KAMI BIMBANG DENGAN DOSA DOSA KAMI INI YA ALLAH;YA ALLAH SENANGKAN LAH KAMI KETIKA MANA MELALUI TITIAN SIROD NANTI YA ALLAH;MASUKKAN LAH KAMI KEDALAM SYURGA FIRDAUS KAMU YA ALLAH;BERSAMA DENGAN PARA NABI PARA AULIAK DAN PARA SOLEHIN YA ALLAH;YA ALLAH AMPUNKAN LAH DOSA KAMI TERHADAP KEDUA IBU DAN BAPAK KAMI YA ALLAH;KHUSUS NYA DOSA KAMI TERHADAP IBU KAMI YA ALLAH;KAMI PERNAH BERCAKAP KSAR DI HADAPAN IBU KAMI YA ALLAH;KAMI PERNAH MENINGGI KAN KATA KATA KAMI DI HADAPAN NYA YA ALLAH;KAMI PERNAH MENGGORESKAN HATI NYA YA ALLAH;KAMI PERNAH MENCALARKAN PERASAANYA YA ALLAH;KAMI PERNAH MELIHAT AIR MATA NYA MENGALIR LESU DI PIPINYA YA ALLAH;KAMI TIDAK SENGAJA MELUKAKAN HATI IBU KAMI YA ALLAH;KAMI TIDAK SENGAJA MELUKAKAN HATI NYA YA ALLAH;KAMI TAHU IBU KAMI MENYAYANGGI KAMI YA ALLAH;SEWAKTU MANA KAMI KECIL YA ALLAH;DI PIPI INI DI CIUMNYA BERTALI TALI YA ALLAH;SEWAKTU MANA KAMI KESEJUKAN PAGI YA ALLAH;IBU KAMI MEMELUK KAMI DENGAN PENUH KASIH SAYANG YA ALLAH;DI MANA KAMI DALAM KEADAAN KETAKUTAN DAN DALAM KEADAAN KESAKITAN YA ALLAH;IBU KAMI MEMBERI KEKUATAN PADA KAMI YA ALLAH;DIKALA MANA KAMI DEMAM YA ALLAH;IBU KAMI TURUT DEMAM BERSAMA SAMA DENGAN DEMAM NYA KAMI YA ALLAH;DIWAKTU MANA KAMI MEMBESAR YA ALLAH;IBU KAMI BERHUTANG KELILING PINGGANG YA ALLAH;UNTUK MEMBESARKAN KAMI INI YA ALLAH;MEMBANTING TULANGEMPAT KERAT NYA YA ALLAH;UNTUK MEMBESARKAN KAMI INI YA ALLAH;YA ALLAH KERANA DOSA DOSA KAMI INI KAH YA ALLAH YANG MENYEBABKAN HATI KAMI MENJADI KERAS PULA YA ALLAH;KERANA DOSA DOSA INI KAH YA ALLAH ; YANG MENYEBABKAN ANAK ANAK KAMI ENGGAN MENDEGGAR KATA BICARA INI YA ALLAH;KERANA DOSA DOSA INI KAH YA ALLAH;YANG MENYEBABKAN KAMU BERPALING DARI MEMBERI RAHMAT MU YA ALLAH;KERANA DOSA DOSA INI KAH YA ALLAH;KAMI SERING KALI DI UJI DAN DI UJI DALAM HIDUP INI YA ALLAH;YA ALLAH KERANA DOSA DOSA INI KAH YA ALLAH; KERANA DOSA DOSA INI KAH YA ALLAH;YA ALLAH SEBURUK MANA PUN KAMI YA ALLAH;SEKEJI MANA PUN KAMI INI YA ALLAH SEBANYAK MANA PUN DOSA KAMI INI YA ALLAH;SEBESAR MANA PUN KEAIBAN KAMI INI YA ALLAH SEJAHAT MANA PUN KAMI INI YA ALLAH;PANDANG LAH KAMI DENGAN PANDAGAN RAHMAT KAMU YA ALLAH;PANDANG LAH KAMI DENGAN PANDAGAN RAHMAT KAMU YA ALLAH;KAMU PANDANG LAH KAMI DENGAN PANDAGAN RAHMAT KAMU YA ALLAH;PADA SIAPA KAH LAGI KAMI AKAN MENGADU DAN MERINTIH AKAN DOA KAMI INI YA ALLAH;KECUALI PADA KAMU LAH YA ALLAH YANG MAMPU MEMBERI PERTOLOGAN INI YA ALLAH; BANTU LAH UMAT ISLAM DI PELASTIN DI GAZA YA ALLAH ;DI PATANI YA ALLAH; DI INDONESIA YA ALLAH;DI BUMI MESIR MU ITU YA ALLAH;BANTU LAH UMAT ISLAM DI BUMI MELAYU NUSANTARA ITU YA ALLAH .,;BANTU LAH UMAT ISLAM DI BUMI ARAKAN ITU YA ALLAH;RUMAH RUMAH MEREKA DI BAKAR YA ALLAH;IBU DAN BAPAK BAPAK MEREKA DI BUNUH YA ALLAH;IBU IBU ITU DI PERKOSA YA ALLAH;ANAK ANAK KECIL ITU BERLARI KETAKUTAN YA ALLAH;MEMANGGIL MANGGIL NAMA KAMU YA ROOOOOB YA ROOOOB ;BANTU LAH KIAMI ,.; YA ROOOB YA ROOOB BANTU LAH KAMI;SIAPA LAGI AKAN MENDENGGAR DOA INI YA ALLAH KECUALI KAMU LAH YA ALLAH YANG MAHA MENDEGGAR;KAMU LAH YANG MENDEGGAR DOA MUSTAAFIN INI YA ALLAH ;; KAMI TIDAK MAMPU MEMBANTU YA ALLAH;KECUALI TADAHAN DOA INI MERAYU PADA KAMU YA ALLAH;AGAR DI BANTU PADA MEREKA YANG DALAM KEADAAN KESUKARAN ITU YA ALLAH;ROOBANA TAWAKAL ALAINA ;MAGFIRLANA WARHAMNA ANTA MAULANA WALI WALI DINA KAMA ROBBANA SOGIRO ; ROBBANA TAKABAL MINNA DOA ANA ;ROBBANA TAKABAL MINNA SOLAT ANA,. WAL AMALAN IBADAH ANA;ROBBANA ATINA FIDDUNIA HASANAH WAFIL AKIRATUL HASANAH WAKILNA AZABANNAR; AMIIIN YA ROBBAL ALAMIN;
Selasa, 23 Januari 2018
Ustaz Rasul Dahri - Al-Quran di Bumi Tak Lengkap?
sebagai mana penjelasan tg. rasul dahri jelas dalam islam sebagai mana iman peringk,at orang awam atau iman tahap tabika kemas. tiada hadis yang soheh sebagai mana berlakunya penceraian dan bergegar aras , dan sebagai mana melakukan liwat rasulullah tidak mengaku umat , ia nya sekadar hadis mauduk atau dhois dan tiada kesohehan dan jelas sebagai mana peneragan tg,rasul dahri ini cukup untuk terus beriman bagi mereka yang baru dalam islam islam itu mudah,Ada riwayat hadits yang menerangkan itu dari Nabi صلى الله عليه وسلم akan tetapi itu hadits palsu dan dusta atas beliau.
- Yaitu hadits yang diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib رضيَ اللهُ عنه bahwa Nabi صلى اللهُ عليه وسلَّم bersabda, "Janganlah kalian melakukan perceraian, karena sesungguhnya Arsy berguncang karena adanya perceraian. " hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu 'Adi dalam Al-Kamil (5/112) dan Al-Khotib dalam Tarikh Baghdad (12/191) dan dari jalan ini Ibnul Jauzi meriwayatkan dalam Al-Maudhu'aat (2/277) yaitu dari jalan Amr bin Jumay'I dari Juwaibir dari An-Nazal bin Sabrah dari Ali bin Abi Thalib
- dan tiada hadis soheh tentang nabi tidak mengaku umat selain dari hadis yan g menyatakan ,nabi Muhammad tidak mengaku umat orang yang bersifat perkaumanHadis riwayat Abu Daud:Sabda Rasulullah s.a.w.:"Bukan dari kalangan kami orang yang menyeru kepada PERKAUMAN, dan bukan dari golongan kami orang yang berperang(berjuang) di atas dasar PERKAUMAN;dan bukan dari golongan kami orang yang mati di atas PRRKAUMAN."
dari dua hadis di atas jelas bahawa dalam islam perlu ilmu dan guru jika beramaln dan beriman peringkat orang awam maka jelas sebagai mana kalagan orang orang yang malas berfikir dan menggunakan akal , maka ini lah gologan kelas tabika dan malas dalam berfikir dan berkira dalam beribadah ,.,. kalaw beribadah hanya menanti hadis hadis soheh dan bersanad maka ini gologan tahap tabika dan malas berfikir,. hingga banyak gologan khususan dan wali di kafirkan kerna melakukan perbuatan bidaah dan menyebar berita palsu tentang kenyataan nabi muhamat saw,. wallahuaklam bissawab,.,.
Usus Babi sesuai untuk Manusia Ustaz Rasul Dahri
- sebagai mana jawapan tuan guru rasul dahri tentang kebersihan dalam islam ia nya untuk iman tahap orang awam atau lebih jelas pengajian tahap tabika kemas , sebagai mana jawapan ini jelas bagi mereka yang baru memeluk islam dan masih tinggal serumah dengan ibu dan bapa nya yang masih kafir dan perlu menggunakan pinggan periuk dan belangga dari bekas babi atau anjing di merata tempat dalam rumah ibu dan bapak nya , islam itu mudah dan sebagai mana penjelasan tg,rasul dahri tiada hadis bersanad atau sohih untuk perkara begini jelas sekali hanya haram bila memakan daging babi dan perlu di samak bila memegang anjing yang berbulu nya basah,sekali lagi dalam islam tiada penekanan namun bagi mereka yang iman tahap khususan atau wali maka sudah tentulah berbeza kerana mereka tinggal dalam rumah dari keturunan islam dan tiada anjing dan tiada yang makan babi sebagai mana peringkat awal,wallahuaklam bissawab
Isnin, 22 Januari 2018
Amalan Bilal Bin Rabah Sampai Rasulullah Dengar Bunyi Tapak Kasutnya Dal...
Ahad, 21 Januari 2018
Ustaz Sidek Noor - Asal Usul Sifat 20
Sedutan Kuliah Kitab Minhajul Abidin oleh Ustaz Sidek Noor.
KEWAJIBAN MENUNTUT ILMU SIFAT 20 MUSTAHIL DAN WAJIBB BBAGI ALLAH;
Baginda rasulullah melihat wajjah allah berupa cahaya
Hakikat baginda rasulullah sawt melihat wajjah allah di aras tertinggi ketika israq wal miqrad.berupa cahaya di celahan kilauan dan sinaran cahaya;
- allah azawajalla berfirman;“Dia tidak dapat dicapai (diliputi) oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu, dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui” (QS al-An’aam:103).
- “Wajah-wajah (orang-orang mu’min) pada hari itu berseri-seri. Kepada Rabbnyalah mereka melihat” (QS Al-Qiyaamah:22-23)
- dari 2 ayat ini ulamak tafsir dan salaf dan ahli sunah bersependapat sebbagai mana bbaginda rasulullah saw ketika di israq wal maqrad bbaginda rasulullah melihat wajjah allah yakni (menatap ) wajjah ada lah berupa melihat keseluruhan wajjah allah di atas aras ketika mana sidratul muntaha bberubbah dan setelah tiada lagi satu mahluk pun di atas nya, sebbagai mana hadis di bbawah yang di riwayat kan dari abu dhaz yang mana beliaw ssendiri berserta abu bbakar al-siddikin ketika itu mendatanggi bbaginda setelah bbaru turun dari arass allah dan membbawa solat fardhu 5waktu;
- Salah satu prinsip dasar Ahlus sunnah wal jamâ’ah yang tercantum dalam kitab-kitab aqidah para Ulama salaf adalah kewajiban mengimani bahwa kaum Mukminin akan melihat wajah Allâh Azza wa Jalla yang maha mulia di akhirat nanti.
- Abu Dzar, beliau pernah bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, apakah Nabi melihat Allah ketika isra mi’raj? Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
- نور أنى أراه
- “Ada cahaya, bagaimana aku melihat-Nya.”
- Dalam riwayat lain, “Aku melihat cahaya.” (HR. Muslim 178, Turmudzi 3282, Ahmad 21392, dan yang lainnya).
- dari ayat al quran bahawa allah dapat di lihat oran g beriman soleh yakni para nabi wali dan tabien ketika mana dalam syurga jelas menyatakan pandagan ahlul sunah dan ulamak tafsir untuk menghuraikan bbagi jawapan di atas jaweapan baginda rasulullah melihat wajjah allah berupa cahaya di dalam cahaya yang samar kerna silauan akau sinaran yang pertancar dari nya waktu itu,., dari kerna itu lah ayat ini di turunkan berupa penjelasan bbagi jawapan bbaginda muhamat saw melihat wajjah allah berupa dari sinar cahaya dalam silauan cahaya ; allah berfuirman ;
- “Allah cahaya langit dan bumi (Allahu nuurussamawati wal ardhi). Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang banyak berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur dan tidak pula di sebelah barat, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis/ nuurun ‘ala nuurin), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. An-Nuur[24]:35)
- dari ayat ini dan dari kenyataan jelas bahawa baginda rasululah saw melihat keseluruhan wajjah allah, itu berupa di dalam samar kilauan cahaya dan allah berupa cahaya ,maka lahir lah ilmuan yang menyatakan bahawa muhamat itu berupa cahaya bagi nenek moyang roh seluruhnya bagi setiap jiwa yang ada atas dunia ini dan nabi adam itu adalah nenek moyang jasat (tubuh badan ) bagi keseluruhan manusia yang hidup atas dunia ini; sebagai mana jelas bahawa allah menyatakan setiap roh orang beriman berupa cahaya mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka tampa ada batas bbagi nya;
Sabtu, 20 Januari 2018
DrMaza- Pernahkah Nabi Melihat Allah Semasa Hayat Hidupnya
- Terlebih dahulu nabi muhamat seorang hamba allah ,
- bila sebut hamba allah bukan kalimullah atau rohullaah;
- hamba yakni mahluk ciptaan allah ,dan kembali pada sifat allah yang mana mustahil bagi allah itu bodoh buta tuli dan berkehendak pada mahluk yakni hamba nya ,..,
- bila sebut hamba nabi sebagai mana kali mullah tak mampu melihat hingga mana aqidah pengikut nabi musa pada waktu itu bahawa allah jelas akan runtuh hancur luluh gunug namun musa tak mampu melihat allah, tai pada hakikat sekolah tadika yang mana ilmu masih tahap orang awam tak sama sebagai mana tahap ilmu yakin ,.,. nabi melihat wajjah allah itu dari sifat kenabian sebagai mana nur muhamat qalam dan allah itu berua cahaya di bawah cahaya ,.,. melihat akan allah itu melihat dengan mukzizzt dan melihat dengan kudrat allah tiada yang mustahil bagi allah hanya antara kun faya kun,.,. bagi iqtiqod hakikat ilmu tahap ilmu yakin,.., bagi tahap sek tabika cukup sekadar keteragan mufti perlis ini,..,., wallahuaklam.,,.
Rabu, 17 Januari 2018
cinta roh pada allah seawal alam syurga
0) Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "Sesungguhnya Allah Ta'ala berfirman:
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah aku ini Tuhanmu?” mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), Kami menjadi saksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya Kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan). (Qs. Al-A'raf: 172)Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang Telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (Qs. al-Rum: 30)Setiap anak tidak dilahirkan kecuali dalam kondisi fitrah (suci) maka kedua orang tuanya yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, Majusi atau musyrik. (HR. Muslim-al-Bukhari) "
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
1) hakikat sebenar cinta hanya pada allah sawt, namun pada permulaan roh setiap insan sebelum di masukkan kedalam rahim ibu duduk di syurga menghadap allah dan menyatakan ketaadan dan cinta pada allah sawt ,tampa ragu dan ternoda , namun apabila insan lahir kedunia perasaan cinta itu beralih pada ibu nya pada pandagan dan rasa insan namun hakikat cinta itu adalah cinta illahi namun perasaan itu di alih bisikan hati qalbun salim agar insan menyintai ibu dan keluarga nya pada masa itu tidak sebagai mana rasulullah atau nabi nabi sebelum nya sebagai mana nabi isa yang mana bermula seawal alam roh di syurga cinta nabi isa hanya pada allah sehingga mana di lahirkan kebumi tetap degan mukzizat allah menyatakan cinta nya pada allah pada ibu nya mariam dan pada seluruh penduduk bumi pada waktu itu
2)Di samping kelahirannya yang ajaib,tanpa perantaraan ayah kandung yakni terus atas kekuasaan Tuhan. Ibunya Maryam adalah dari golongan mereka yang suci serta masih perawan baginda mampu bercakap-cakap sewaktu berusia hanya beberapa hari, Isa bercakap dan membela Ibunya dari tuduhan penzinaan. Dalam Al-Quran juga turut diceritakan tentang kisah baginda atas izin Allah dapat menghidupkan orang yang sudah mati, ;
3))Siapa yang memusuhi wali-Ku maka sesungguhnya Aku telah menyatakan perang terhadapnya. Dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu ibadah yang lebih Aku cintai dari apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Dan senantiasa seorang hambaKu mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan Sunah hingga Aku mencintainya. Jika Aku mencintainya maka Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, dan sebagai tangannya yang ia gunakan untuk berbuat, dan sebagai kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Dan jika ia meminta (sesuatu) kepada-Ku pasti Aku akan memberinya, dan jika ia memohon perlindungan kepada-Ku pasti Aku akan melindunginya.” (HR. Al-Bukhari)
4) apa bila insan bergelar hamba allah sebagai mana tetap bagi nya dalam kitab takdirnya seawal penciptaan , maka waktu itu cinta sebenar kekal hakiki dan hingga syurga tertinggi tempat tinggalnya hamba hamba allah wali wali allah rasul rasul ambiak tabien nabi dan jua kekasihnya yang mana telah tetap bagi nya syurga seawal didunia hingga mana datang kiamat kelak dan hari kebangkitan ,. cinta pada hakikat hanya pada allah sebagai mana adam dan akhir nya akibat bisikan iblis maka terjerumus dalam vcinta mahluk yakni adam dan hawa hingga allah sawt mengusir kedus nya akibat cinta jua iblis terl;aknat hingga kiamat kekal abadi dalam neraka tempat pengadian,., setiap dari kita hakikat nya punyai perasaan cinta sebenar pada allah namun bila lahir kedunia ia nya di rasuk bisikan iblis sebagai mana adam termakan pujukan iblis sebegitu jua lah setiap insan atas dunia ini awal kelahiran hingga tiba ajal ada yang tersedarr lalu bertaubat menerima hidayah allah lalu kembali pada cinta hakiki ,. dan apa yang pasti setiap mahluk bernama manusia tetap atas landasan sebagai mana kitab takdir nya kesyurga atau keneraka,. namun hanya qalam dan allah yang maha mengetahui,.,.
3) Hadits ini menjelaskan, bahwa di antara sebab yang mendatangkan kecintaan Allah adalah mengerjakan amal-amal sunnah sesudah yang wajib secara kontinyu. Dan jika Allah sudah mencintai hamba, maka Allah akan memberi petunjuk pada anggota tubuhnya. Sehingga ia akan berkata dan berbuat sesuai keridhaan-Nya. Maksud Allah menjadi pendengarannya: Allah akan memberi petunjuk kepadanya pada pendengarannya sehingga ia tidak mendengar kecuali yang mendatangkan keridhaan-Nya. Maksud Allah menjadi penglihatannya: Allah akan memberi petunjuk kepadanya pada penglihatannya sehingga ia tidak akan melihat kecuali apa yang dicintai Allah. Sementara maksud Allah menjadi tangannya yang dengannya ia berbuat: Allah memberi petunjuka pada tangannya sehingga ia tidak berbuat dengan tangan-Nya kecuali apa yang diridhai Allah 'Azza wa Jalla . Sedangkan maksud Allah menjadi kakinya yang dengannya ia melangkah: Allah memberi petunjuk pada kakinya sehingga ia tak melangkah/berjalan dengan kakinya kecuali untuk sesuatu yang diridhai oleh Allah 'Azza wa Jalla. Buah manis lain yang akan hamba tersebut dapatkan adalah doanya akan didengar dan dikabulkan. Ia berada pada perlindungan Allah 'Azza wa Jalla dari segala yang mengancam dirinya. . . . bahwa di antara sebab yang mendatangkan kecintaan Allah adalah mengerjakan amal-amal sunnah sesudah yang wajib secara kontinyu. . . Inilah beberapa tanda jika Allah sudah cinta kepada hamba, Dia akan memberi petunjuk kepada hamba tadi dalam perkataan dan perbuataanya. Jika hamba tadi sebantiasa benar pada perkataan dan perbuatannnya itu menujukkan bahwa Allah telah mencintai-Nya.
5)
Dalam riwayat Muslim, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "Sesungguhnya Allah Ta'ala apabila mencintai seorang hamba, Dia menyeru Jibril seraya berfirman: Sesungguhnya Aku mencintai fulan maka cintailah ia. Lalu Jibril pun mencintainya. Kemudia Jibril menyeru di langit seraya berkata: Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah ia. Maka penduduk langit mencintainya. Kemudian dijadikan untuknya penerimaan di bumi. Sebaliknya, apabila Allah membenci seorang hamba, maka Dia menyeru Jibril seraya berfirman: Sesungguhnya Aku membenci fulan maka bencilah ia. Maka JIbril membencinya. Lalu Jibril menyeru pada penduduk langit: Sesungguhnya Allah membenci fulan, maka bencilah ia. Lalu penduduk langit membencinya. Kemudian diletakkan untuknya kebencian padanya di bumi." Ini juga tanda seseorang dicintai Allah, ia diterima di tengah penduduk bumi dan dicintai mereka. Semoga Allah menjadikan kita dan kaum muslimin sebagai orang-orang yang mendapat cinta dari-Nya dan bagian dari wali-wali-Nya. Amiin.
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah aku ini Tuhanmu?” mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), Kami menjadi saksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya Kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan). (Qs. Al-A'raf: 172)Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang Telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (Qs. al-Rum: 30)Setiap anak tidak dilahirkan kecuali dalam kondisi fitrah (suci) maka kedua orang tuanya yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, Majusi atau musyrik. (HR. Muslim-al-Bukhari) "
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
1) hakikat sebenar cinta hanya pada allah sawt, namun pada permulaan roh setiap insan sebelum di masukkan kedalam rahim ibu duduk di syurga menghadap allah dan menyatakan ketaadan dan cinta pada allah sawt ,tampa ragu dan ternoda , namun apabila insan lahir kedunia perasaan cinta itu beralih pada ibu nya pada pandagan dan rasa insan namun hakikat cinta itu adalah cinta illahi namun perasaan itu di alih bisikan hati qalbun salim agar insan menyintai ibu dan keluarga nya pada masa itu tidak sebagai mana rasulullah atau nabi nabi sebelum nya sebagai mana nabi isa yang mana bermula seawal alam roh di syurga cinta nabi isa hanya pada allah sehingga mana di lahirkan kebumi tetap degan mukzizat allah menyatakan cinta nya pada allah pada ibu nya mariam dan pada seluruh penduduk bumi pada waktu itu
2)Di samping kelahirannya yang ajaib,tanpa perantaraan ayah kandung yakni terus atas kekuasaan Tuhan. Ibunya Maryam adalah dari golongan mereka yang suci serta masih perawan baginda mampu bercakap-cakap sewaktu berusia hanya beberapa hari, Isa bercakap dan membela Ibunya dari tuduhan penzinaan. Dalam Al-Quran juga turut diceritakan tentang kisah baginda atas izin Allah dapat menghidupkan orang yang sudah mati, ;
3))Siapa yang memusuhi wali-Ku maka sesungguhnya Aku telah menyatakan perang terhadapnya. Dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu ibadah yang lebih Aku cintai dari apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Dan senantiasa seorang hambaKu mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan Sunah hingga Aku mencintainya. Jika Aku mencintainya maka Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, dan sebagai tangannya yang ia gunakan untuk berbuat, dan sebagai kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Dan jika ia meminta (sesuatu) kepada-Ku pasti Aku akan memberinya, dan jika ia memohon perlindungan kepada-Ku pasti Aku akan melindunginya.” (HR. Al-Bukhari)
4) apa bila insan bergelar hamba allah sebagai mana tetap bagi nya dalam kitab takdirnya seawal penciptaan , maka waktu itu cinta sebenar kekal hakiki dan hingga syurga tertinggi tempat tinggalnya hamba hamba allah wali wali allah rasul rasul ambiak tabien nabi dan jua kekasihnya yang mana telah tetap bagi nya syurga seawal didunia hingga mana datang kiamat kelak dan hari kebangkitan ,. cinta pada hakikat hanya pada allah sebagai mana adam dan akhir nya akibat bisikan iblis maka terjerumus dalam vcinta mahluk yakni adam dan hawa hingga allah sawt mengusir kedus nya akibat cinta jua iblis terl;aknat hingga kiamat kekal abadi dalam neraka tempat pengadian,., setiap dari kita hakikat nya punyai perasaan cinta sebenar pada allah namun bila lahir kedunia ia nya di rasuk bisikan iblis sebagai mana adam termakan pujukan iblis sebegitu jua lah setiap insan atas dunia ini awal kelahiran hingga tiba ajal ada yang tersedarr lalu bertaubat menerima hidayah allah lalu kembali pada cinta hakiki ,. dan apa yang pasti setiap mahluk bernama manusia tetap atas landasan sebagai mana kitab takdir nya kesyurga atau keneraka,. namun hanya qalam dan allah yang maha mengetahui,.,.3) Hadits ini menjelaskan, bahwa di antara sebab yang mendatangkan kecintaan Allah adalah mengerjakan amal-amal sunnah sesudah yang wajib secara kontinyu. Dan jika Allah sudah mencintai hamba, maka Allah akan memberi petunjuk pada anggota tubuhnya. Sehingga ia akan berkata dan berbuat sesuai keridhaan-Nya. Maksud Allah menjadi pendengarannya: Allah akan memberi petunjuk kepadanya pada pendengarannya sehingga ia tidak mendengar kecuali yang mendatangkan keridhaan-Nya. Maksud Allah menjadi penglihatannya: Allah akan memberi petunjuk kepadanya pada penglihatannya sehingga ia tidak akan melihat kecuali apa yang dicintai Allah. Sementara maksud Allah menjadi tangannya yang dengannya ia berbuat: Allah memberi petunjuka pada tangannya sehingga ia tidak berbuat dengan tangan-Nya kecuali apa yang diridhai Allah 'Azza wa Jalla . Sedangkan maksud Allah menjadi kakinya yang dengannya ia melangkah: Allah memberi petunjuk pada kakinya sehingga ia tak melangkah/berjalan dengan kakinya kecuali untuk sesuatu yang diridhai oleh Allah 'Azza wa Jalla. Buah manis lain yang akan hamba tersebut dapatkan adalah doanya akan didengar dan dikabulkan. Ia berada pada perlindungan Allah 'Azza wa Jalla dari segala yang mengancam dirinya. . . . bahwa di antara sebab yang mendatangkan kecintaan Allah adalah mengerjakan amal-amal sunnah sesudah yang wajib secara kontinyu. . . Inilah beberapa tanda jika Allah sudah cinta kepada hamba, Dia akan memberi petunjuk kepada hamba tadi dalam perkataan dan perbuataanya. Jika hamba tadi sebantiasa benar pada perkataan dan perbuatannnya itu menujukkan bahwa Allah telah mencintai-Nya.
5)
Dalam riwayat Muslim, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "Sesungguhnya Allah Ta'ala apabila mencintai seorang hamba, Dia menyeru Jibril seraya berfirman: Sesungguhnya Aku mencintai fulan maka cintailah ia. Lalu Jibril pun mencintainya. Kemudia Jibril menyeru di langit seraya berkata: Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah ia. Maka penduduk langit mencintainya. Kemudian dijadikan untuknya penerimaan di bumi. Sebaliknya, apabila Allah membenci seorang hamba, maka Dia menyeru Jibril seraya berfirman: Sesungguhnya Aku membenci fulan maka bencilah ia. Maka JIbril membencinya. Lalu Jibril menyeru pada penduduk langit: Sesungguhnya Allah membenci fulan, maka bencilah ia. Lalu penduduk langit membencinya. Kemudian diletakkan untuknya kebencian padanya di bumi." Ini juga tanda seseorang dicintai Allah, ia diterima di tengah penduduk bumi dan dicintai mereka. Semoga Allah menjadikan kita dan kaum muslimin sebagai orang-orang yang mendapat cinta dari-Nya dan bagian dari wali-wali-Nya. Amiin.
ujud allah tampa mahluk
- melihat allah dengan zat keatas setiapmahluk berupa nur muhamat keatas mahluk baik apa jua mahluk yang ujud atas dunia atau sebalik nya yang sebenar nya allah lah yang menetapkan takdir nya baik ia nya batu besi atau air tampa ada tersimpang akan ia pada takdir allah ;
- sebagai mana seorang hamba dengan seorang orang alim lalu berkata orang alim pada hamba bahawa aku berkata kata dengan iklas akan hati ku lalu hamba membuktikan pada orang alim bahawa setiap kata kata nya telah allah tetapkan lalu terdiamorang alim bila kata kata nya adalah allah yang menuturkan setiap patah perkataan;
- jelas bahawa mahluk tiada yang ujud adalah allah di atas setiapmahluk adalah kudrat allah baik bergerak atau berkata mahluk itu adalah atas zat allah pada nya,
-
Yang dimaksudkan oleh Imam Ahmad adalah seekor ayam yang keluar dari telurnya. [Lihat Tafsîr Ibnu Katsîr, surat al-Baqarah, ayat ke-21]
- Sesungguhnya keyakinan adanya Sang Pencipta, Allâh Azza wa Jalla , merupakan fithrah makhluk. Oleh karena itulah Fir’aun, bahkan Iblis, juga meyakini hal ini. Allâh Subhanahu wa Ta’ala
Isnin, 15 Januari 2018
doa khatam al quran 16-1-2018
*** Bismillahirrahmanirrahim ***
***Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang***
Ya Allah,
rahmatilah kami dengan al Quran,
jadikanlah ianya sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk dan rahmat bagi kami.
Ya Allah,
Ingatkanlah apa yang kami lupa daripadanya,
berikanlah ilmu yang belum kami ketahui mengenainya,
anugerahkanlah kepada kami untuk membacanya di tengah malam dan penghujung siang.
jadikanlah ia sebagai hujah bagi kami wahai tuhan seru sekalian alam.
Ya Allah,
perbaikilah bagi kami agama kami kerana dialah penjaga urusan kami,
perbaikilah bagi kami dunia kami kerana di dalamnya kami hidup,
perbaikilah bagi kami akhirat kami kerana ia tempat kembali kami,
jadikanlah hidupan sebagai tambahan segala kebaikan bagi kami dan
jadikanlah kematian sebagai kerehatan kami dari segala kejahatan.
Ya Allah,
jadikanlah sebaik-baik umur kami pada penghabisannya dan
sebaik-baik amal kami adalah penutupnya dan
sebaik-baik hari bagi kami ialah hari berjumpa denganMu.
Ya Allah,
kami memohon kepada Mu kehidupan yang tenteram, kematian yang tenang dan
tempat kembali yang tidak menyedihkan dan tidak membuka aib.
Ya Allah,
kami memohon kepada Mu sebaik-baik permohonan,
sebaik-baik kejayaan, sebaik-baik ilmu,
sebaik-baik amal, sebaik-baik pahala,
sebaik-baik kehidupan, sebaik-baik kematian,
teguhkanlah, beratkanlah timbangan kebaikan kami,
teguhkanlah keimanan kami, tinggikanlah darjat kami,
terimalah sembahyang kami.
kami memohon ketinggian syurgaMu,
keharusan mendapat rahmatMu dan keteguhan pengampunanMu,
keselamatan dari segala dosa, kejayaan dari semua kebajikan,
keuntungan syurga dan keselamatan dari neraka.
Ya Allah,
perbaikilah akhir hayat kami dalam segala perkara.
selamatkan kami dari kenistaan hidup di dunia dan siksaan di akhirat.
Ya Allah,
Anugerahkanlah kepada kami ketakutan kepadaMu
yang dapat menghindarkan kami dari berbuat maksiat kepadaMu,
ketaatan yang dapat menyampaikan kami kepada syurgaMu,
keyakinan yang dapat memperkecilkan musibah dunia yang menimpa kami,
berikanlah kenikmatan kepada kami dengan pendengaran, penglihatan dan
kekuatan kami selama hidup kami, jadikanlah ia sebagai peninggalan kami,
jadikanlah pembalasan kami kepada orang yang menzalimi kami.
tolonglah kami menghadapi orang yang memusuhi kami.
janganlah Engkau jadikan dunia sebagai kehendak kami yang paling besar dan
pengetahuan paling akhir bagi kami,
janganlah Engkau beri kekuasaan atas kami kepada orang yang tidak mengasihi kami.
Ya Allah,
janganlah Engkau tinggalkan dosa-dosa pada kami
melainkan Engkau telah mengampuninya,
janganlah Engkau tinggalkan kesusahan kepada kami
melainkan Engkau telah mengembirakannya.
janganlah Engkau tinggalkan hutang-hutang kepada kami
melainkan Engkau telah menunaikannya dan
janganlah Engkau tinggalkan sesuatu keperluan dunia dan akhirat pada kami
melainkan Engkau telah menunaikannya.
Ya Allah,
berilah kebaikan kepada kami di dunia dan akhirat,
peliharalah kami daripada azab api neraka.
selawat dan salam kepada Rasulullah junjungan yang mulia, para keluarga dan sahabat-sahabat baginda,
Subha narabi ka rabbil izzati amma ya sifun..wasalamun ‘alal mursalin walhamdulillah hirabbil alamin.
Amin ya rabbal ‘alamin.
Contoh hajat kita kepada Allah Subhanahuwata'ala yang kita panjatkan setelah khatam Al Qur'an bisa seperti di bawah ini, namun lebih utama bila mendahului doa hajat ini dengan sholawat Nabi saw.
* Mohon ampunan untukku, ibu bapakku, suamiku, anak keturunanku.
* Mohon cinta Allah swt dan cinta manusia untukku, ibu bapakku, keluargaku dan anak-anak keturunanku
* Mohon surga firdaus untukku, ibu bapakku, suamiku, anak keturunanku
* Mohon wajah Allah swt yang indah di akhirat untukku, ibu bapakku, suamiku, anak keturunanku
* Mohon akhlaq yang baik untukku, suamiku dan anak keturunanku
* Mohon umur yang mulia untukku, ibuku, suamiku, anak keturunanku
* Mohon terlindung dari sisa umur yang hina untukku, ibuku, suamiku dan anak keturunanku
* Mohon sejahtera untukku, suamiku, ibuku, anank keturunanku
* Mohon pandai mensyukuri nikmat Allah swt untukku, suami, ibuku dan anak keturunanku
* Mohon terlindung dari fitnah agama untukku, ibuku, suamiku, dan anak keturunanku
* Mohon terlindung dari fitnah dunia untukku, ibuku, suamiku, kakak-kakaku, keturunanku
* Mohon dikuatkan dan dimudahkan niat, amal, dan ikhlash untuk sekolah Islamku
* Mohon diluaskan rejeki, usaha yang mendukung sekolah Islamku
* Mohon diluaskan segala usaha yang diniatkan untuk mensyukuri nikmatMu ya Allah swt.
* Mohon dimudahkan berhaji dan umroh
* Mohon diampuni ibu-ibu pengajianku dan murid-muridku
* Mohon dimudahkan urusan-urusan suamiku
* Mohon dilunakkan hati orang-orang disekitar suamiku supaya sayang padanya
* Mohon diridhoi oleh Allah setiap langkah-langkahnya
* Mohon dipanjangkan tangannya (lebih mudah bersedekah)
* Mohon dilembutkan hatinya untukku
* Mohon kemudahan dari Allah swt untuk membaca Al Qur'an dan melaksanakan amalan-amalannya
* Mohon diberi keturunan yang sholeh sholehah, cerdas, sejuk dipandang mata dan berdisiplin kepada Mu ya Allah swt
* Mohon diarahkan dan dibimbing hanya kepada takdir yang baik-baik di dunia dan diakhirat Amiin Ya Robbal'alaamiin.
* Mohon kemenangan umat Islam diseluruh penjuru Timur dan Barat
* Ya Allah swt, jadikan hamba sebagai seseorang yang ditakdirkan memenuhi kriteriaMu untuk mencapai doa-doa ini. Amiin Ya Robbal'alamiin.
Dengan tetes air mata penghambaan dan pengharap ampunan.
Lebih utama bila diakhiri dengan sholawat Nabi saw.
x
Ahad, 14 Januari 2018
maut atau ajal tetap dari allah

Menurut Fathimah bisikan yang membuatnya menangis adalah ketika Rasulullah mengatakan bahwa dia akan meninggal. Sementara bisikan yang membuat Fathimah tertawa saat dia mengatakan, "Engkau wahai Fathimah, adalah keluargaku yang pertama kali akan bertemu denganku,"
kata Rasulullah, dikutip dari buku Kisah Adzan Terakhir Sahabat Nabi Bilal bin Rabbah, karya Muham Sakura Dragon.Ibrahim A.S. tidak pernah menemukan orang setampan ini sepanjang hidupnya. Dia berpakaian serba putih, tercium harum dari tubuhnya. Sayyidina Ibrahim A.S. berkata kepada malaikat maut, “Jika pada saat kematian, tidak ada kebahagiaan lainnya untuk orang yang saleh, maka penampilanmu ini sudah cukup untuk mengobatinya.” Kemudian Ibrahim A.S. Insya Allah jika kalian hidup berdasarkan ajaran Islam dan dekat dengan Allah, maka pada saat kematian, malaikat maut akan menghormati kalian, dan dia akan berkata “Wahai orang yang dekat dengan Allah, Allah menyampaikan salam-Nya kepadamu.”Sebagaimana kebanyakan nabi-nabi lainnya,
Nabi Ya’kub AS bersahabat dengan Malaikat Izrail atau malaikat maut yang bertugas mencabut nyawa. Suatu ketika Malaikat Izrail mengunjungi Nabi Ya’kub, dan beliau berkata, “Wahai malaikat maut, engkau datang hanya sekedar mengunjungi aku atau akan mencabut nyawaku?” Malaikat Izrail berkata, “Aku hanya sekedar berkunjung!!”Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." ( QS. Al-jumu'ah :8 )
Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas r.a, Rasulullah Salallohualaihi Wassalam Bersabda: “Bahwa malaikat maut meperhatikan wajah manusia di muka bumi ini 70 kali dalam sehari. Ketika Izrail datang menatap wajah seseorang, didapati orang itu ada yang gelak-ketawa. Maka berkata Izrail : Alangkah herannya aku melihat orang ini, sedangkan aku diutus oleh Allah Taala untuk mencabut nyawanya, tetapi dia masih berhura-hura dan bergelak-tawa.” Jika kita hitung,1 hari ada 24 jam=1440 menit. 1440 menit/7O kali malaikat melihat kita=20.571 menit, itu berarti Malaikat Maut mendatangi manusia setiap 21 menit setiap hari!
Sabtu, 13 Januari 2018
usia makin tua dan makin hampir kematian;
TANDA TANDA MAKIN BERUSIA DAN MAKIN TUA DAN MAKIN HAMPIR DENGAN KEMATIAN YAKNI PUPUS TIDAK SEBAGAI MANA ALLAH YANG MAHA KEKAL HINGGA HANCUR LULUH DAN HANCUR MENJADI DEBU DEBU
- Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
[1] Yakni di antara tanda yang menunjukkan rahmat-Nya dan bahwa Dia akan membangkitkan manusia yang telah mati, demikian pula menunjukkan bahwa Dia yang berhak disembah dan Penguasa Yang Maha terpuji adalah apa yang disebutkan di atas. [2] Sebelum turunnya hujan. [3] Pembawa berita gembira akan turunnya hujan, di mana angin itu menggerakkan awan, lalu mengumpulkannya sehingga jiwa manusia merasa gembira sebelum turunnya. Dari hujan itu tumbuhlah biji-biji yang telah disemaikan dan menghijaulah tanaman-tanaman serta berbuahlah pohon-pohonan dan sebagainya sehingga jiwa manusia bergembira. [4] Yaitu hujan dan kesuburan. Sehingga kamu merasakan bahwa rahmat Allah itulah yang menyelamatkan hamba dan mendatangkan rezeki, dengan begitu kamu ingin beramal saleh yang sesungguhnya membuka perbendaharaan rahmat. [5] Yaitu dengan seizin Allah atau perintah-Nya yang qadari (menjadi taqdir-Nya) terhadap alam semesta. [6] Seperti dapat mengimpor dan mengekspor barang untuk diperdagangkan, sehingga memperoleh keuntungan. [7] Terhadap nikmat-nikmat-Nya sehingga kamu mentauhidkan-Nya, karena Dia telah menundukkan semua sebab untuk manusia, menjalankan semua urusan untuk mereka. Inilah maksud dari nikmat yang diberikan, yakni agar disikapi dengan bersyukur kepada Allah Subhaanahu wa Ta'aala, agar Dia menambah dan mengekalkan nikmat itu kepada kita. Adapun menyikapi nikmat-Nya dengan kufur dan berbuat maksiat, maka ini adalah keadaan orang yang merubah nikmat Allah dengan kekafiran dan merubah nikmat-Nya menjadi cobaan, sehingga siap untuk hilangnya nikmat itu dan berpindah kepada yang lain. Allah Swt. mengingatkan (manusia) akan fase-fase yang telah dilaluinya dalam penciptaannya, dari suatu keadaan kepada keadaan yang lain. Asal mulanya manusia itu berasal dari tanah liat, kemudian dari air mani, kemudian menjadi 'alaqah, kemudian menjadi segumpal daging, kemudian menjadi tulang yang dilapisi dengan daging, lalu ditiupkan roh ke dalam tubuhnya. Setelah itu ia dilahirkan dari perut ibunya dalam keadaan lemah, kecil, dan tidak berkekuatan. Kemudian menjadi besar sedikit demi sedikit hingga menjadi anak, setelah itu berusia balig dan masa puber, lalu menjadi pemuda. Inilah yang dimaksud dengan keadaan kuat sesudah lemah. Kemudian mulailah berkurang dan menua, lalu menjadi manusia yang lanjut usia dan memasuki usia pikun; dan inilah yang dimaksud keadaan lemah sesudah kuat. Di fase ini seseorang mulai lemah keinginannya, gerak, dan kekuatannya; rambutnya putih beruban, sifat-sifat lahiriah dan batinnya berubah pula. setiap manusia bersifat awal dari air mani hina lalu hidup atas dunia kemudian muda remaja lalu tua dan kini lemah dan hampir menemui ajal kematianya; dari ayat ini allah i nggin menjelaskan hakikat tiada mahluk ujud sebagai mana allah kekal tiada permulaan dan akhir ,.,. hidup saling berganti hingga tiba hari yang telah allah tetap kan keatas setiap mahluk ciptaan nya., Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Waki', dari Fudail dan Yazid. Keduanya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Fudail ibnu Marzuq, dari Atiyyah Al-Aufi yang mengatakan bahwa ia membacakan kepada Ibnu Umar firman Allah Swt.: Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali). (Ar-Rum: 54) Ibnu Umar membacakan pula firman-Nya: Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali). (Ar-Rum: 54) Kemudian Ibnu Umar berkata, "Aku belajar dari Rasulullah Saw. ayat ini sebagaimana yang kamu bacakan kepadaku, dan aku menerimanya dari beliau sebagaimana aku menerimanya darimu." Imam Abu Daud dan Imam Turmuzi meriwayatkannya pula yang dinilai oleh Imam Turmuzi sebagai hadis hasan, melalui hadis Fudail dengan sanad yang sama. Imam Abu Daud meriwayatkannya melalui hadis Abdullah ibnu Jabir, dari Atiyyah, dari Abu Sa'id dengan lafaz yang semisal.
Khamis, 11 Januari 2018
saat makin hampir ajal
- tanda tanda usia makin tua dan makin hampir bertemu ajal ;
- mata makin rabun
- semakin kurang tidur
- semakin lemah urat dan tulang
- semakin kurang daya tahan diri
- semakin lemah sendi sendi tulang kaki lutut tanggan siku;
- semakin kurang selera dunia dan rambut di penuhi uban ,;
Ini adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka-mereka yg dikehendakinya.
Namun semua orang Islam akan mendapat tanda ini, hanya apakah mereka sadar atau tidak saja.Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.
Allah Subhaanahu wa Ta'aala memberitahukan tentang luasnya ilmu-Nya, besarnya kemampuan-Nya dan sempurnanya hikmah-Nya, di mana Dia menciptakan manusia dari keadaan yang lemah, yakni tahapan pertama penciptaannya, yaitu mani yang selanjutnya berubah menjadi segumpal darah dan berubah menjadi segumpal daging sampai menjadi makhluk hidup dalam rahim, selanjutnya ia dilahirkan dan menjadi kanak-kanak. Setelah itu, kekuatannya semakin bertambah hingga tiba usia muda, dewasa, dan usia seorang bapak di mana keadaan lahir dan batinnya telah sempurna. Setelah tahapan ini dilalui, maka ia sedikit demi sedikit menjadi lemah kembali; tua, beruban dan pikun.
- Yaitu air mani yang hina.Yakni masa kanak-kanak.Pemuda.Karena sudah tua.Sesuai kebijaksanaan-Nya. Termasuk kebijaksanaan-Nya adalah Dia memperlihatkan kepada hamba-hamba-Nya kekuatan mereka yang diliputi oleh dua kelemahan; ketika kecil dan ketika sudah tua, di mana hal ini menunjukkan kekurangannya. Jika bukan karena penguatan dari Allah Subhaanahu wa Ta'aala, tentu dia tidak akan sampai pada usia kuat dan memiliki kemampuan. Di samping itu, jika kekuatannya semakin bertambah, tentu dia akan bersikap sombong dan melampuai batas serta berbuat yang semena-mena. Selain itu, agar manusia mengetahui sempurnanya kemampuan Allah Subhaanahu wa Ta'aala yang senantiasa kekal, di mana dengan kemampuan-Nya Dia menciptakan segala sesuatu, mengatur segala urusan tanpa merasakan kelemahan dan kelelahan.

Selasa, 9 Januari 2018
qalbu tempat tinggalnya allah dan iblis'
Ruh ketika ia berfikir,
mengkaji,
menilai,
memahami,
menimbang dan menyelidik,
maka ia dipanggil akal (akal qalbu)
Oleh karenanya dikatakan bahwa hati adalah inti dan pusat kendali seluruh gerak dan aktivitas . Bersih dan kotornya hati seseorang akan segera berdampak pada perilaku dan perbuatannya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Dan ketahuilah pada setiap tubuh ada segumpal darah yang apabila baik maka baiklah tubuh tersebut dan apabila rusak maka rusaklah tubuh tersebut. Ketahuilah, ia adalah hati” (HR Bukhari 50 , HR Muslim 2966) yang maknanya adalah apabila ia baik maka baik pula seluruh amalnya, dan apabila ia itu rusak maka rusak pula seluruh perbuatannya”Hati mempunyai makna dzahir yakni segumpal darah dan makna bathin seperti dalam kalimat “hati yang lapang” atau “hati yang sempit” atau “mata hati” Orang gila disebut sebagai orang yang kehilangan akal walaupun secara dzahir mereka tentu masih memiliki akal pikiran atau otak namun mereka kehilangan akal qalbu. Setan mengganggu manusia melalui bisikan ke dalam hati manusia. Firman Allah ta’ala yang artinya “Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia” (QS An Naas [114]:4-5) Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya setan berjalan di tubuh manusia pada peredaran darah, aku khawatir setan itu melontarkan kejahatan di hati kamu berdua , sehingga timbul prasangka yang buruk.” (HR Bukhari dan Muslim) Firman Allah ta’ala yang artinya, “Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka” (QS An Nisaa [4]:120) Setan akan menguasai manusia melalui sepuluh pintu yakni 1. Melalui sifat bohong dan angkuh 2. Melalui sifat bakhil 3. Melalui sifat takabur 4. Melalui sifat khianat 5. Melalui sifat tidak suka menerima ilmu dan nasihat 6. Melalui sifat hasad 7. Melalui sifat suka meremehkan orang lain 8. Melalui sifat ujub atau bangga diri 9. Melalui sifat suka berangan-angan 10. Melalui sifat buruk sangka Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang bertambah ilmunya tapi tidak bertambah hidayahnya, maka dia tidak bertambah dekat kepada Allah melainkan bertambah jauh“ Imam asy-Syafi’i, seorang Imam mujtahid yang madzhabnya tersebar di seluruh pelosok dunia, telah menetapkan dengan jelas bahwa Allah ada tanpa tempat dan tanpa arah, maka bagi siapapun yang bukan seorang mujtahid tidak selayaknya menyalahi dan menentang pendapat Imam mujtahid. Sebaliknya, seorang yang tidak mencapai derajat mujtahid ia wajib mengikuti pendapat Imam mujtahid. Allah ta’ala berfirman: “Dia (Allah) tidak menyerupai sesuatupun dari makhluk-Nya (baik dari satu segi maupun semua segi), dan tidak ada sesuatupun yang menyerupai-Nya”. (Q.S. as-Syura: 11) Ayat ini adalah ayat yang paling jelas dalam al Qur’an yang menjelaskan bahwa Allah sama sekali tidak menyerupai makhluk-Nya. Ulama Ahlussunnah menyatakan bahwa alam (makhluk Allah) terbagi atas dua bagian; yaitu benda dan sifat benda. Kemudian benda terbagi menjadi dua, yaitu benda yang tidak dapat terbagi lagi karena telah mencapai batas terkecil (para ulama menyebutnya dengan al Jawhar al Fard), dan benda yang dapat terbagi menjadi bagian-bagian (jisim). Benda yang terakhir ini terbagi menjadi dua macam; 1. Benda Lathif: sesuatu yang tidak dapat dipegang oleh tangan, seperti cahaya, kegelapan, ruh, angin dan sebagainya. Jangan pernah sedikitpun anda meyakini keyakinan tasybih (menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya), seperti keyakinan kaum Musyabbihah, (sekarang Wahhabiyyah) yang menetapkan bahwa Allah bertempat di atas arsy. Bahkan mereka juga mengatakan Allah bertempat di langit. Ada di dua tempat?! Heh!!! Padahal mereka yakin bahwa arsy dan langit adalah makhluk Allah. Na’udzu Billahi Minhum.....
mengkaji,
menilai,
memahami,
menimbang dan menyelidik,
maka ia dipanggil akal (akal qalbu)
allah ujud dalam qalbu tiap orang beriman dan beramal; sebagai mana ada nya iblis dalam qalbu adanya allah dan syurga dalam tiap hati sanubari yang mana disebut qalbu ;pokok pangkal hati tempat tinggal iblis dan ada nya allah dalam hati orang beriman dan beramal;sebagai mana orang arb dahulu berkata ada nya tuhan siang tuhan malam begitu jua dalam islam tuhan bagi manusia munafik kafir jahil syiatan iblis bagi nya yang akan di pimpin dalam neraka dan di hari kebangkittan kemudia. sebagai mana orang arab terdahulu ada nya dewa baik dewa jahat , begitu jua dalamislam ada nya dalam qalbu tempat tinggal iblis dan allah dalam hati orang beriman dan beramal; sebagai mana wali wali allah yakni orang yang dekat dengan allah hingga ada ayat yang menyatakan bahawa terlalu dekat nya allah dengan orang orang yang allah namakan wali wali nya yang mana makna orang orang yang dekat dengan allah;
Oleh karenanya dikatakan bahwa hati adalah inti dan pusat kendali seluruh gerak dan aktivitas . Bersih dan kotornya hati seseorang akan segera berdampak pada perilaku dan perbuatannya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “Dan ketahuilah pada setiap tubuh ada segumpal darah yang apabila baik maka baiklah tubuh tersebut dan apabila rusak maka rusaklah tubuh tersebut. Ketahuilah, ia adalah hati” (HR Bukhari 50 , HR Muslim 2966) yang maknanya adalah apabila ia baik maka baik pula seluruh amalnya, dan apabila ia itu rusak maka rusak pula seluruh perbuatannya”Hati mempunyai makna dzahir yakni segumpal darah dan makna bathin seperti dalam kalimat “hati yang lapang” atau “hati yang sempit” atau “mata hati” Orang gila disebut sebagai orang yang kehilangan akal walaupun secara dzahir mereka tentu masih memiliki akal pikiran atau otak namun mereka kehilangan akal qalbu. Setan mengganggu manusia melalui bisikan ke dalam hati manusia. Firman Allah ta’ala yang artinya “Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia” (QS An Naas [114]:4-5) Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya setan berjalan di tubuh manusia pada peredaran darah, aku khawatir setan itu melontarkan kejahatan di hati kamu berdua , sehingga timbul prasangka yang buruk.” (HR Bukhari dan Muslim) Firman Allah ta’ala yang artinya, “Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka” (QS An Nisaa [4]:120) Setan akan menguasai manusia melalui sepuluh pintu yakni 1. Melalui sifat bohong dan angkuh 2. Melalui sifat bakhil 3. Melalui sifat takabur 4. Melalui sifat khianat 5. Melalui sifat tidak suka menerima ilmu dan nasihat 6. Melalui sifat hasad 7. Melalui sifat suka meremehkan orang lain 8. Melalui sifat ujub atau bangga diri 9. Melalui sifat suka berangan-angan 10. Melalui sifat buruk sangka Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang bertambah ilmunya tapi tidak bertambah hidayahnya, maka dia tidak bertambah dekat kepada Allah melainkan bertambah jauh“ Imam asy-Syafi’i, seorang Imam mujtahid yang madzhabnya tersebar di seluruh pelosok dunia, telah menetapkan dengan jelas bahwa Allah ada tanpa tempat dan tanpa arah, maka bagi siapapun yang bukan seorang mujtahid tidak selayaknya menyalahi dan menentang pendapat Imam mujtahid. Sebaliknya, seorang yang tidak mencapai derajat mujtahid ia wajib mengikuti pendapat Imam mujtahid. Allah ta’ala berfirman: “Dia (Allah) tidak menyerupai sesuatupun dari makhluk-Nya (baik dari satu segi maupun semua segi), dan tidak ada sesuatupun yang menyerupai-Nya”. (Q.S. as-Syura: 11) Ayat ini adalah ayat yang paling jelas dalam al Qur’an yang menjelaskan bahwa Allah sama sekali tidak menyerupai makhluk-Nya. Ulama Ahlussunnah menyatakan bahwa alam (makhluk Allah) terbagi atas dua bagian; yaitu benda dan sifat benda. Kemudian benda terbagi menjadi dua, yaitu benda yang tidak dapat terbagi lagi karena telah mencapai batas terkecil (para ulama menyebutnya dengan al Jawhar al Fard), dan benda yang dapat terbagi menjadi bagian-bagian (jisim). Benda yang terakhir ini terbagi menjadi dua macam; 1. Benda Lathif: sesuatu yang tidak dapat dipegang oleh tangan, seperti cahaya, kegelapan, ruh, angin dan sebagainya. Jangan pernah sedikitpun anda meyakini keyakinan tasybih (menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya), seperti keyakinan kaum Musyabbihah, (sekarang Wahhabiyyah) yang menetapkan bahwa Allah bertempat di atas arsy. Bahkan mereka juga mengatakan Allah bertempat di langit. Ada di dua tempat?! Heh!!! Padahal mereka yakin bahwa arsy dan langit adalah makhluk Allah. Na’udzu Billahi Minhum.....
Isnin, 8 Januari 2018
HAKIKAT NUR MUHAMAT KEATAS SEGENAP MAHLUK
HAKIKAT NUR MUHAMAT AWAL PENCIPTAAN DAN MAHLUK LAHIR DARI CAHAYA NUR MUHAMMAD DAN MUHAMMAD SAW
sesungguhnya Allah Swt. sebelum menciptakan segala sesuatu, terlebih dahulu menciptakan cahaya nabimu dari Nur Allah (Hadis) Jika bukan karena engkau, jika bukan karena engkau, wahai Muhammad, Aku tak akan pernah menciptakan langit yang tinggi dan mengejawantahkan Kedaulatan-Ku (Hadis). Dalam sebuah hadis Rasulullah saw bersabda, Ana min nurullaahi, wa khalaq kuluhum min nuuri—”Aku berasal dari cahaya Allah, dan seluruh dunia berasal dari cahayaku.” Dalam hadis lain dari Ibnu Abbas disebutkan, “Sesungguhnya ada seorang Quraisy, yang ketika itu masih berwujud nur (cahaya), di hadapan Allah Yang Maha Perkasa lagi Mahaagung, dua ribu tahun sebelum penciptaan Nabi Adam as. Nur itu selalu bertasbih kepada Allah…”
Yang makrifat itu dinding bagiNya, Bermula jikalau tiada wujud kedua (alam) nescaya nyatalah AdaNya. ALlah ujud bermakna ada ,adanya allah terlalu hampir bagi hamba hamba nya sehingga mana ada beberapa riwayat dan hadis hadis yang menyatakan allah ada dalam hati sanubari hamba nya malah ada yang terlebih hampir dari itu allah ada dalam setiap denyut nadi mengalirnya darah dalam tubuh badan manusia; sebagai mana Dan lagi firman Allah: Manusia itu adalah RahsiaKu dan Aku Rahsianya dan Sifatnya. ‘ Berkata pula Uways Al Qarani: Yang fakir itu hidup dengan hidup Allah, dan sukanya denganKesukaan Allah.
Kerana belajar dan makrifat, rindu dan merindu, sekeliannya itu, pada iktibarnya adalah sifat hamba juga, jikalau sekelian itu tiadalah padanya, maka lenyaplah ia. Kerana dzatnya dan sifatnya nisbat kepada Allah SWT jua, jikalau barangkala tiada ia, maka sifat hamba, seperti sifat ombak, pulang ke laut (Dzat).hakikat allah ada setiap mahluk ada nya allah setiap yang bergerak itu adalah allah setiap yang ber nafas itu nafas allah setiap yang hidup itu adalah dzat allah dan setiap ya ng berkata kata itu adalah qalam allah; setiap mahluk adalah lahir dari sifat allah sebagai mana arus elekterik mengalir kesegenap tempat dan kawasan negeri atau negara masuk kedalam setiap jenis dan barangan yang menggunakan arus elekterik sebegitu jua allah ada segenap tempat dan allah jua lah yang me ngalirkan cahaya nya yakni nur muhamat ; sebagai mana cahaya mula allah ciptakan dan jadikan untuk menggerakkan setiap mahluk ciptaanya dengan kudratnya dan iradatnya ,. sudah pasti bila hamba nya yang melihat itu adalah allah dan allah itu ada damana jua allah aku allah dan allah aku setiap yang bergerak itu adalah allah dan yang menggerakkan itu adalah allah;Dan Firman Allah: QS Al Qashash 28:88: Tiap-tiap sesuatu binasa kecuali wajah Allah.
Dan juga Firman Allah QS Ar Rahman 55:26,27: Segala sesuatu akan fana, dan yang kekal Dzat Tuhanmu yang empunya Kebesaran dan Kemuliaan.Allah menciptakan Nur Muhammad, atau al-haqiqat Al-Muhammadiyya (Hakikat Muhammad) sebelum menciptakan segala sesuatu. Nur Muhammad disebut sebagai pangkal atau asas dari ciptaan. Ini adalah misteri dari hadis qudsi yang berbunyi lawlaka, lawlaka, maa khalaqtu al-aflaka—”Jika bukan karena engkau, jika bukan karena engkau (wahai Muhammad), Aku tidak akan menciptakan ufuk (alam) ini.”
Allah ingin dikenal, tetapi pengenalan Diri-Nya pada Diri-Nya sendiri menimbulkan pembatasan pertama (ta’ayyun awal). Ketika Dia mengenal Diri-Nya sebagai Sang Pencipta, maka Dia “membutuhkan” ciptaan agar Nama Al-Khaliq dapat direalisasikan. Tanpa ciptaan, Dia tak bisa disebut sebagai Al-Khaliq. Tanpa objek sebagai lokus limpahan kasih sayang-Nya, dia tak bisa disebut Ar-Rahman. Maka, perbendaharaan tersembunyi dalam Diri-Nya itu rindu untuk dikenal, sehingga Dia menciptakan Dunia—seperti dikatakan dalam hadis qudsi, “Aku adalah perbendaharaan tersembunyi, Aku rindu untuk dikenal, maka kuciptakan Dunia.”
Tetapi kosmos atau alam adalah kegelapan, sebab dalam dirinya sendiri alam sebenarnya tidak ada. Dalam kegelapan tidak akan terlihat apa-apa. Karenanya, agar sesuatu segala sesuatu muncul dalam eksistensi ini diperlukanlah cahaya. Melalui cahaya inilah Dia memahami dan dipahami sekaligus. Inilah manifestasi pertama dari Perbendaharaan Tersembunyi, yakni Nur Muhammad. Jadi yang pertama diciptakan adalah Nur Muhammad yang berasal dari “Cahaya-Ku”. Nur Muhammad adalah sebentuk “pembatasan” (ta’ayyun) atas Keberadaan Absolut; dan bagian ini tidaklah diciptakan, tetapi sifat dari Pencipta.
Dengan demikian, berdasar hadis-hadis tersebut dapat disimpulkan bahwa dunia adalah dari Nur Muhammad dan Nur Muhammad berasal dari Nur Allah. Karena fungsinya sebagai prototipe aturan tata semesta dalam keadaan global, maka Nur Muhammad adalah wadah tajalli-Nya yang sempurna dan sekaligus kecerdasan impersonal yang mengatur tatanan kosmos, atau Logos, seperti dikatakan dalam hadis masyhur lainnya, “Yang pertama diciptakan Allah adalah akal (aql al-awwal).” Jadi, Nur Muhammad adalah semacam “wadah” yang senantiasa dialiri oleh Cahaya Pengetahuan ilahiah, yang dengan Pengetahuan itulah alam semesta ditata. Maulana Rumi menyatakan bahwa pada saat penciptaan Nur itu, Allah menatap Nur Muhammad itu 70,000 kali setiap detik. Ini berarti bahwa Hakikat Muhammadiyyah itu terus-menerus dilimpahi Cahaya Pengetahuan, Cahaya Penyaksian. Cahaya demi Cahaya terus berdatangan—cahaya di atas cahaya—masuk ke dalam hakikat Nur Muhammad atau Hakikat Muhammad. Karenanya pengetahuan yang diterima Nabi Muhammad terus-menerus bertambah. Inilah misteri dari doa Nabi yang termasyhur, “Ya Allah tambahkan ilmu pengetahuan kepadaku.” Sebagai Logos, kecerdasan impersonal, yang menjadi dasar tatanan semesta, sudah barang tentu pengetahuan yang diterimanya tak pernah berhenti, terus bertambah, hingga akhir zaman. Di dalam Nur Muhammad ini termuat al-a’yan Al-Mumkinah (entitas-entitas yang mungkin). Entitas yang mungkin ini akan menjadi aktual dalam bentuk alam empiris melalui perintah “kun”. Tetapi tujuan penciptaan belum tercapai hanya melalui alam, sebab alam bukan cermin yang bening bagi Allah untuk mengenal Diri-Nya sendiri. Di sinilah wajah Nur Muhammad yang kedua berperan, yakni sebagai hakikat kemanusiaan—haqiqat Al-Muhammadiyyah atau Insan Kamil. Allah tidak secara langsung mengatur dunia, sebab Dzat-Nya adalah tanzih, tiada banding secara mutlak (transenden). Dia mengatur melalui Nur Muhammad, Logos. Jika Dzat-Nya turut campur dalam pengaturan alam yang penuh pertentangan, maka kalimat Allahu Ahad (lihat kembali bab satu) menjadi tidak berarti. Maka fungsi pengaturan berada dalam tahap wahidiyyah ini, yakni tahap Haqiqat Al-Muhammadiyyah.
Rububiyyah (penguasaan, pemeliharaan) menimbulkan kebutuhan adanya hamba dan sesuatu yang dipelihara (kosmos, alam), dan karenanya dibutuhkan penghambaan (ubudiyyah). Haqiqat Al-Muhammadiyyah mengalir dari nabi ke nabi sejak Adam sampai pada gilirannya akan terwujud dalam pribadi Muhammad yang disebut rasul dan hamba (abd)—Muhammad abduhu wa Rasullullah. Ketika Muhammad, setelah bertafakur sekian lama di gua, ia mencapai tahap keheningan di mana gelombang dirinya bertemu dengan gelombang Nur Muhammad, maka layar kesadarannya terbuka terang melebihi terangnya seribu bulan. Maka jadilah ia Rasul.
Maka Rasul Muhammad adalah cahaya yang menerangi alam secara lembut dan bisa disaksikan, sebab terang cahaya itu dibandingkan dengan seribu bulan, bukan seribu matahari. Dalam konteks ini secara simbolik “Rasul” adalah manifestasi yang lengkap dari tahapan manifestasi, yakni dari martabat wahdah ke martabat alam ajsaam (alam dunia, materi, sebab-akibat). Dilihat dari sudut pandang lain, rasul adalah “utusan” Tuhan yang menunjukkan jalan menuju cahaya atau kepada Tuhan. Karena merupakan manifestasi “lengkap dan sempurna” maka tidak dibutuhkan lagi sesuatu yang lain sesudahnya, dan jadilah dia disebut khatam (penutup)—”tak ada lagi nabi dan rasul setelah aku (Muhammad).” Bagian kedua kalimat syahadat, Muhammad rasullullah, adalah deskripsi dari ciptaan. Muhammad adalah “barzakh” yang memperantarai manusia dengan Tuhan. Berbeda dengan bagian pertama syahadat, Laa ilaha illa Allah, yang menegaskan Keesaan dan karenanya eksklusivitas mutlak (tanzih), bagian kedua syahadat ini menunjukkan inklusivitas (tasybih), karena merupakan manifestasi dari Allah.
Sebagai sebuah deskripsi dari manifestasi, syahadat kedua ini menggambarkan tiga hal sekaligus, yakni Prinsip Asal yang dimanifestasikan (Muhammad); manifestasi Prinsip (Rasul); dan Prinsip Asal itu sendiri (Allah). Dengan demikian, “Rasul” adalah penghubung “Dzat yang dimanifestasikan” dengan Dzat itu sendiri. Rasul menjadi perantara antara alam yang fana dengan Dzat Yang Kekal. Tanpa “Muhammad Rasullulah” dunia tidak akan eksis, sebab ketika dunia yang fana dihadapkan pada Yang Kekal, maka lenyaplah dunia itu. Menurut Syekh Al-Alawi, jika Rasul diletakkan di antara keduanya, maka dunia bisa terwujud, sebab Rasul secara internal adalah tajalli sempurna dari Allah, dan secara eksternal tercipta dari tanah liat yang berarti termasuk bagian dari alam. Jadinya, Rasul adalah “Utusan” manifestasi, yang mengisyaratkan “perwujudan” atau “turunnya” Tuhan dalam “bentuk manifestasi atau ayat-ayat” ke dunia, yang dengannya Dia dikenal. Kerasulan adalah alam kekuasaan (alam jabarut). Dengan demikian Muhammad Rasulullah adalah penegasan perpaduan Keesaan Dzat (Wujud), Sifat (shifaat) dan Tindakan (af’al). Karenanya, kata Imam Ar-Rabbani—seorang Syekh Tarekat Naqshabandi—dalam kerasulan, Rasul tidak hanya berhadapan dengan Allah saja, tetapi juga berhadapan dengan manusia (alam) pada saat ia berhadapan dengan Tuhan.
SEBAGAI MANA DUNIA INI BERPUTAR ATAS KEHENDAK DAN TAKDIR ALLAH MAHLUK HIDUP DI BAWAH CAHAYA NUR MUHAMAT YANG MENGALIR KESEGENAP TUBUH MAHLUK HIDUP ATAS DUNIA; HAKIKAT ALLAH ADA ADA NYA SEBAGAI MANA ADA NYA ARUS ELEKTERIK DAN TERUS MENGALIR DALAM TUBUH DAN JASAT MAHLUK TAMPA ADA YANG BERGERAK TAMPA NUR MUHAMAT YAKNI CAHAYA ALLAH;
Sabtu, 6 Januari 2018
Selasa, 2 Januari 2018
saat saat akhir ujian nabi ayob
- (Bahasa Arab أيوب) (sekitar 1540-1420 SM) adalah seorang nabi yang ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil dan Kaum Amoria (Aramin) di Haran, Syam. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 1500 SM dan Namanya disebutkan sebanyak 4 kali di dalam Al-Quran. Ia mempunyai 26 anak dan wafat di Huran, Syam.
- sesungguhnya kami dapati dia seorang yang sabar,dia sebaik baik hamba ,sesunguhnya dia amat taad,(qs,shad;44)
- ketika mana allah menurunkan ujian keatas nabi ayob sakit berpanjagan hingga isteri nya pergi meninggalkan nya dengan 2orang hamba sahaya , anak anak nabi ayob jua turut meninggalkan nya, harta dan dunia telah lama hilang kerna ujian yang berpanjagan dari allah azawajalla untuk menguji keiklasan nabi ayob dan bermula dari saat seluruh dunia dan isi nya meninggalkan nabi ayob hanya 7tahun atau 7bulan atau mungkin lebih atau kurang dari itu hingga mana nabi ayob mengalah dan tidak lagi sanggup melawan bisikan iblis dan syaitan pada nya ;
- Allah SWT berkata kepada iblis: "Sesungguhnya Ayub adalah hamba yang mukmin dan sejati imannya. Ayub menjadi teladan dalam keimanan dan kesabaran. Aku membolehkanmu untuk mengujinya dalam hartanya. Lakukan apa saja yang engkau inginkan, kemudian lihatlah hasil dari apa yang engkau lakukan."
- dan akhir nya nabi ayob menadah tanggan dan memohon doa .
- Nabi Ayub menderita penyakit kronis dalam jangka waktu yang cukup lama, di mana sahabat dan keluarganya telah melupakan nya .maka waktu itu allah mendengar doa nabi ayob;
- "(Ya Rabbku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang." (Al-Anbiya’: 83).
- Dikatakan kepadanya, "Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan minum." (Shod: 42).
- maka waktu itu turunlah bantuan allah keatas nabi ayob sebagai mana jelas dalam kitab kitab tafsir dan terjemahan mengenai kisah nabi ayob yang mana allah kembalikan pada nya syurga di dunia dan akirat yang mana kekal abadi selama lama nya dan allah azawajalla menggantikan ayob dengan isteri yang cantik dan muda lagi baik baik dan keturunan zuriat yang baik baik dan harta yang kekal tak berkuranggan hingga tak ada batas waktu bagi nya,sahabat dan rakan rakan yang soleh dan solehin ;dan kekal mereka didalamnya. di mana di namakan negeri keabadian negeri yang tiada penghujung nya kekal dalam nya dan bersenang senang berhibur dan tampa ada keresahan dan bersedih pada waktu itu sebagai mana yang telah allah azawajalla janjikan bagi tiap hamba hamba nya majnun majnun nya yang redho akan bagi nya dan allah redho pula akan bagi nya syurga keabadian; jelas bahawa syurga milik hamba hamba nya dan kekasih keaksih nya sebagai mana yang telah allah azawajalla tetapkan takdir setiap insan;
Langgan:
Ulasan (Atom)










