Antara gangguan ganguan iblis ketika mana dalam solat sewaktu mana membaca quran.,.,
antara ganguan ketika mana dalam sembahyang berkata seorang suami yang abang nak sembahyang lalu dia berwhuduk dan bertakbir ratulihram allahuakbar , lalu ketika mana sedang mencari doa iftitah lepas doa istitah mula alhamdulillah maka datang lah iblis tercari cari kunci tercari cari beg duit di mana terletak hingga ada yang meninggalkan jasat yang sedang menghadap allah terus ketempat tempat yang pasti ada beg duit atau kunci tertinggal hingga alah ketika mana nak habis surah fatihah baru tersedar jasat aku duduk tengah sembah yang,.,.., selain dari tercari cari sesuatu dalam solat berbagai lagi cara iblis mengganggu dari terus dalam jasat yang sedang menghadap allah tuhan yang esa,..,. sebagai mana Saat mulai membaca takbiratul ihram “Allahu Akbar” , ia ragu apakah takbir yang dilakukannya itu sudah sah atau belum sah.
Sehingga ada yang mengulanginya lagi dengan membaca takbir. Peristiwa itu terus menerus terulang, terkadang sampai imamnya hampir rukuk.
Ibnul Qayyim berkata, “Termasuk tipu daya syaitan yang banyak menggangu mereka adalah was-was dalam bersuci (berwudhu) dan niat atau semasa takbiratul ihram dalam solat”.
Sahabat Rasulullah SAW Iaitu ‘Uthman bin Abil ‘Ash datang kepada Rasulullah dan mengadu,”Wahai Rasulullah, sesungguhnya syaitan telah hadir dalam solatku dan membuat bacaanku salah”.Rasulullah SAW menjawab, “Itulah syaitan yang disebut dengan Khinzib. Apabila kamu merasakan kehadirannya, maka meludahlah ke kiri tiga kali dan berlindunglah kepada Allah SWT. Aku pun melakukan hal itu dan Allah SWT menghilangkan gangguan itu dariku”. (HR. Muslim)Abu Hurairah r.a berkata, “Sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda, “Jika salah seorang dari kalian solat, syaitan akan datang kepadanya untuk menggodanya sampai ia tidak tahu berapa rakaat yang ia telah lakukan. Apabila salah seorang dari kalian mengalami hal itu, hendaklah ia sujud dua kali (sujud sahwi) semasa masih duduk dan sebelum salam, setelah itu baru mengucapkan salam”. (HR Bukhari dan Muslim)Ibnul Qayyim berkata, “Sesungguhnya tergesa-gesa itu datangnya dari syaitan, karena tergesa-gesa adalah sifat gegabah, yang menghalangi seseorang untuk hati-hati, tenang dan santun serta meletakkan sesuatu pada tempatnya.”
Tentu saja bila solat dalam keadaan tergesa-gesa, maka cara pelaksanaannya asal boleh. Asal boleh mengerjakan, asal selesai dan asal jadi. Tidak ada ketenangan atau tukmaninah. Pada zaman Rasulullah SAW ada orang solat dengan tergesa-gesa. Akhirnya Rasulullah SAW memerintahkannya untuk mengulanginya lagi karena solat yang telah ia kerjakan belum sah.
Rasulullah SAW bersabda kepadanya, “Apabila kamu solat, bertakbirlah (takbiratul ihram). Lalu bacalah dari Al-Qur’an yang mudah bagimu, lalu rukuklah sampai kamu benar-benar rukuk, lalu bangkitlah dari rukuk sampai kamu tegak berdiri, kemudian sujudlah sampai kamu benar-benar sujud dan lakukanlah hal itu dalam setiap rakaat solatmu”. (HR Bukhari dan Muslim)Dengan sedar atau tidak, orang tersebut melihat ke kiri atau ke kanan, itulah akibat godaan syaitan penggoda. Kerana itu, setelah takbiratul ihram, pusatkan pandangan pada satu titik. Yaitu tempat sujud. Sehingga perhatian kita menjadi fokus dan tidak mudah dicuri oleh syaitan.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a, ia berkata, “Saya bertanya kepada Rasulullah SAW tentang hukum melihat ketika solat”. Rasulullah SAW menjawab, “Itu adalah curian syaitan atas solat seorang hamba”. (HR Bukhari)Rasulullah SAW bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian bimbang atas apa yang dirasakan di perutnya apakah telah keluar sesuatu darinya atau tidak, maka janganlah sekali-kali ia keluar dari masjid sampai ia yakin telah mendengar suara (keluarnya angin) atau mencium baunya”. (HR Muslim)
dan ketika mana membaca quran setelah selesai whudhuk duduk sambil menghadap papan raihal dan quran telah terbuka sedang asik membaca lalu tiba 40ayat 50 ayat maka mula lah mata menjadi berat tersengguk sengguk hingga ada yang lena hingga tak sedar kepala dah ada atas papan rehal atas quran hingga beberapa minit hingga ada yang sampai jam .,., atau sebagai mana makna qara’a wa talâ (membaca). Contohnya, bait syair Hasan tentang Utsman bin Affan di atas. Dalam Shahih Bukhari diriwayatkan dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Jika (seseorang) berbicara maka setan akan mengganggu pembicaraannya.”
Kedua: Pengertian tamanna dalam ayat tersebut dari al-muna (harapan). Maksudnya, harapan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam akan keislaman umatnya dan ketaatan mereka kepada Allah dan Rasul-Nya.
Setan mengganggu harapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seperti itu, berarti ia melempar bisikan dan syubhatnya untuk menghalangi apa yang diharapkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Harapannya, semakin banyak manusia yang terjerumus dalam rayuannya maka semakin banyak pula temannya kelak di neraka.Kesimpulannya, membaca Al Qur’an memanglah suatu ibadah yang sangat bernilai bagi setiap orang. Tapi Anda harus tetap waspada akan penyakit yang bisa ditimbulkannya. Penyakit-penyakit tersebut dapat terjadi jika Anda sering membaca Al Qur’an dengan suara keras dan lama. Cegahlah penyakit-penyakit tersebut dengan beristirahat terlebih dahulu ketika Anda capek membaca Al Qur’an, jangan memaksakan diri untuk khatam Al Qur’an dalam satu malam misalnya.
A
ringkasan dari persoalan kita dalam melakukan ibadah solat atau membaca quran harus lah di perbanyakkan bertasbih bertasmid bertahlil dan berzikir setelah solat selesai memberi salam kiri dan kanan lalu duduk dan renung kan lah kesalahan ketika mana sedang men ghadap allah sawt ,.,.jika solat hanya jasat tapi roh nya akal nya melayang entah kemana jika solat khusyuk tapi riak ujud ketika bacaan surah dalam solat nya tiada allah terima akan solayt solat oran g yang riak baik dalam bacaan hingga meraung hingga mendayu dayu bacaanya ,. solat yang baik solat rasulullah menyembah allah menghadap allah jiwa roh akal dan nafsu dan seluruh angota tubuh ikut menghadap allah biar panjang ayat tapi tiada riak tiada mendayu dayu tiada meraung raung hingga datang ujud dalam sanubari,.,. berbagai jenis solat namun sebaik baik amalan adalah solat pertama kali di hisap adalah solat pertama kali pertanyaan adalah bagai mana solatnya.,,.., subhanallah semoga allah maha men gampunkan dosa dosa dan kesalahan kesalahan hamba ketika sedang menghadapnya,.,.., wallahuaklam bissawab,./,.

Tiada ulasan:
Catat Ulasan