NUR MUHAMAT MAHLUK TERDAHULU SEBELUM QALAM
Nur muhamat mahluk pertama diciptakan kemudian dari nya lahir nya qalam yang mana di kenali sebagai mahluk yang menulis setiap takdir tiap insan hingga hari kiamat berdasar hadis hadis dan ayat ayat quran,.
terlebih dahulu luaskan ilmu pengetahuan kita tentang makna qalam ,.,. 
Qalam (bahasa Arab/bahasa Farsi/bahasa Urdu/bahasa Sindhi: قلم) adalah sejenis pena yang terbuat dari rumput buluh atau sejenis gelagah, yang digunakan dalam seni kaligrafi Islam. Kata Qalam berasal dari bahasa Yunani κάλαμος, artinya gelagah. Dalam bahasa Arab, bahasa Turki, dan bahasa Kurdi modern, kata ini dapat berarti "pena" atau "pensil", sedangkan dalam bahasa Farsi, bahasa Hindi, bahasa Benggala, dan bahasa Urdu, kata ini hanya berarti "pena". Tinta yang digunakan untuk pena ini adalah tintanya dari nur muhamat yang mana cahaya di atas cahaya allah
Konsep pengetahuan dan tulis-menulis sangatlah penting dalam Islam, oleh karena itu qalam tampil sebagai lambang hikmat dan pendidikan dalam Al-Qur'an; Surah ke-68 dalam
Dalam Al-Qur'An disebut Al-Qalam.
: Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuhu. Bismillahi washshalatu wassalamu 'alaa rasulillah wa 'alaa aalihi washahbihi ajma'in. Sebagian ulama yang berpendapat bahwa mahluk pertama adalah Al-Qalam (pena yang menulis taqdir di Al-Lauhil Mahfuzh), mereka berdalil dengan hadist 'Ubadah bin Ash-Shamit radhiyallahu 'anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihiwasallam bersabda:
إن أوَّلَ ما خلق اللهُ تعالى القلمُ فقال له: اكتب! فقال: رب وماذا أكتب ؟ قال: اكتب مقادير كل شىء حتى تقوم الساعة
Artinya: "Sesungguhnya mahluk yang pertama kali Allah ciptakan adalah Al-Qalam, kemudian Allah berfirman kepadanya: Tulislah! Kemudian Al-Qalam berkata:Wahai Rabbku, apa yang aku tulis? Allah berfirman: Tulislah taqdir segala sesuatu sampai datang hari kiamat" (HR.Abu Dawud dan dishahihkan Syeikh Al-Albany).
Namun disana ada hadist lain yang menunjukkan bahwa ketika pena menulis ternyata nur muhamat telah diciptakan, sebagaimana dalam hadist Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash radhiyallahu 'anhuma bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihiwasallam bersabda:
كتب الله مقادير الخلائق قبل أن يخلق السماوات والأرض بخمسين ألف سنة قال وعرشه على الماء
Artinya: "Allah telah menulis taqdir semua mahluk 50 ribu tahun sebelum menciptakan langit dan bumi, dan Arsy Allah berada di atas air." (HR. Muslim).
Oleh karena sebagian ulama berpendapat bahwa nur muhamat lebih dahulu dicipta daripada Al-Qalam, mereka menfathah kata القلم dalam hadist 'Ubadah bin Ash-Shamit sehingga artinya menjadi: "Sesungguhnya ketika diawal Allah menciptakan Al-Qalam Allah berfirman kepadanya: …." tulis lah lalu qalam bertanya tentang apa yang hendak di tulis nya,.., “Al-Qalam ini Allah ciptakan ketika Allah memerintahkannya menulis taqdir semenjak 50 ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi, jadi Al-Qalam tersebut diciptakan sebelum langit dan bumi, dan dia adalah mahluk pertama yang pertama dicipta sebelum alam semesta, dan penciptaannya setelah Al-‘Arsy , sebagaimana ditunjukkan oleh dalil-dalil dan inilah pendapat jumhur salaf” (Majmu’ Al-Fatawa 18/213)
Allah swt, telah menjadikan sebuah bejana yang terbuat dari akik (batu manikam merah) yang bercahaya terus-menerus; lalu Allah dengan segala kekuasaan dan segala kebesara-Nya menjadikan wajah (rupa) Nabi Muhammad saw. Selanjutnya rupa-rupa Nabi Muhammad saw. Yang berada dalam dunia diletakan didalam bejana yang terbuat dari batu akik lagi bercahaya terus-menerus itu, kemudian semua ruh (nyawa) dari semua makhluk itu bersembahyang mengelilingi bejana itu sambil mengucapkan tasbih dan tahlil sebanyak seratus lima ribu tahun.
Menurut banyak ulama bahwa pertama-tama makhluk yang dijadikan Allah sebelum wujudnya alam ini adalah Nur Nabi Muhammad SAW. Nur Muhammad ini berasal dari nur Allah SWT. Pernyataan ini didasarkan pada hadis Nabi sebagai berikut:
Dalam sebuah riwayat (hadist) Nabi saw. Dikatakan “adalah Nabi Musa as. Ketika bermunajat (menghadapkan diri) kehadirat Allah swt. Seraya bertanya : Wahai Tuhanku siapa makhluk (orang) yang pertama-tama diciptakan ? Maka Allah swt menjawab-Nya : “ Pertama aku menciptakan ruh nyawa Nabi Muhammad saw. Kemudian aku menciptakan daratan yang panjangnya/sejauh lima ratus tahun pada perjalanan dan juga lebarnya lima ratus tahun; kemudian aku menciptakan tujuh puluh ribu negeri dengan udara yang berlapis-lapis dan setiap satu negeri itu luasnya seluas tujuh puluh kaki dunia ini. Kemudian aku menciptkan pula setiap satu negeri tujuh puluh ribu yang tiada manusia, jin dan malaikat,
maka dengan segala kebesaran dan kekuasaan-Nya Allah
berfirman : “ Aku jadikan kamu semua, maka jadilah, kemudian beribadahlah kepada Allah swt setiap orang besujud (beribadah)nya itu selama tujuh puluh ribu tahun.
Hadis riwayat Jabir bin Abdillah RA, ia berkata, Aku berkata, wahai Rasulullah, Ceritakanlah tentang awal perkara yang Allah ciptakan sebelum segala sesuatu ! Maka Rasul berkata, “Wahai Jabir, Sesungguhnya Allah Taala sebelum segala sesuatu, Ia menciptakan Nur Nabimu, yang berasal dari Nur-Nya. (HR Abdur Rozzaq, dengan sanadnya sendiri).
Tiada ulasan:
Catat Ulasan