- Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Dan sesungguhnya akan disempurnakan pahala kalian pada hari kiamat. Barangsiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka ia benar-benar telah beruntung. Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya
- (QS. Al-Imran: 185)
- Ayat di atas menjelaskan bahwa setiap orang akan menerima balasan setiap perbuatan yang dilakukan di dunia. Baik itu perbuatan baik maupun perbuatan yang tidak baik. Kematian itu merupakan awal atau gerbang bagi seluruh ummat di dunia ini menuju kehidupan yang abadi. Yang menjadi pertanyaan bagi kita, apakah kita sudah siap untuk menghadapi kematian?BAIK MELAYU ORANG arab bila mana datang waktu ajal berhampiran allah datang kan ujian dan penyakit sebagai ujian pada manusia ;sebagai mana iman mengikut tahap tahap nya tersemdiri ; sebagai mana iman terbahgi kepada tiga uijian ujian saat saat hampir kematian jua allah turunkan berupa mengikut keimanan seseorang; sebagai mana ujian ujian yang allah timpa kan pada nabi nabi rasul rasul tahap ujian ketiga imal yakin atau sebagai mana orang khususan yakni orang beriman soleh takwa; tahap kedua tahap iman inol yakin; tahap pertama tahap orang awam tahap iman orang awam;
Pada umumnya manusia hanya berlomba-lomba mengejar yang tidak “pasti” itu dengan mati-matian, sementara yang sudah “pasti” akan datang bagi setiap orang selalu diabaikan, yaitu mati. Banyak dari mereka yang lalai akan kematian, bahkan tidak teringat sedikitpun. Dalam ayat di atas dijelaskan bahwa mereka yang selamat dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga itu bukanlah merupakan keberuntungan yang serba kebetulan. Akan tetapi, keberuntungan yang mereka peroleh itu semata-mata karena perbuatan mereka selama di dunia selalu taat akan semua yang diperintahkan oleh Allah SWT dan senantiasa menjauhi apa-apa yang dilarang oleh Allah SWT. Perbuatan baik dan amal Shaleh merekalah yang menjadi bekal mereka kelak di akhirat. Itulah satu hal yang harus senantiasa dipersiapkan dalam menunggu dan menghadapi kapan giliran kematian itu tiba.
- Tidak ada yang bisa menghalangi jika waktu itu telah tiba. Jika ajal telah tiba, tidak ada satupun di dunia ini yang dapat menghalanginya, bahkan tidak juga dapat berubah waktunya barang sedetik.sebaik mana jua doktor pakar atau bomoh pawang atau tabib atau sebaik mana ilmu sebaik mana amalan tak mampu di tukar beli dengan sakit yang allah datang kan sebagai ujian dari allah berupa ujian akhir sebelum allah datang kan malaikat maut nya menjemput sebaik baik roh nya ke tempat yang telah tetap keatas nya; sebelum itu maka allah uji agar dapat menilai dan membuktikan ketaadtan kesetiaan dan keimanan seseorang ,sebelum allah datang kan malaikat maut untuk menjemput hamba hamba nya dan jua kekasih kekasihnya;
Di manapun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kokoh
(QS. An Nisa: 78)
Tidak ada tanda-tanda kematian yang dijelaskan menurut islam dan Al-Qur’an. Tidak ada sumber yang jelas mengatakan adanya tanda-tanda kematian mulai dari 100 hari sampai tiba ajal. Akan tetapi, fakta yang sering kita jumpai cerita tentang adanya perubahan sikap, perilaku ataupun tingkah laku dari mereka sebelum meninggal. Fakta tersebut paling sering didapat dari keluarga maupun kerabat dekat orang yang telah meninggal tersebut. Bahwa mereka yang ditinggalkan merasakan adanya perubahan sikap tersebut. Apakah ini yang dikatakan tanda tanda kematian menurut islam mulai dari 100 hari hingga ajal tiba itu sebagai berikut?

Tiada ulasan:
Catat Ulasan